Setelah membaca artikel di blog Kompas, saya jadi tersadar bahwa tidak semua orang Indonesia memiliki rasa patriotisme dan nasionalisme yang cukup. Rasa tersebut membimbing kita dalam menyikapi apa yang terjadi di negara kita, termasuk bagaimana mengelola negara ini secara yang seharusnya.
Menurut artikel tersebut, Bung Karno menamakan wilayah Indonesia di Pulau Papua sebagai Irian Jaya karena agar terwujud nasionalisme Indonesia di sana, yaitu Ikut Republik Indonesia Anti Netherland dan Jaya. Namun sayang sekali, nama tersebut diubah oleh Gus Dur dan dikembalikan sebagai Papua, padahal 'papua' artinya 'Tanah Tak Bertuan'. Irian Jaya sudah jelas, merupakan bagian dari Indonesia.
Hal tersebut tidak boleh lagi terulang oleh Presiden Indonesia berikutnya, sesuatu yang sangat mengecewakan.
Selanjutnya di Kesempatan Dapat Untung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar